Tips supaya motor kamu tidak mogok saat dipakai mudik

Tips supaya motor kamu tidak mogok saat dipakai mudik

Buat anda yang akhir pekan nanti ingin mudik menggunakan sepedamotor. Tidak perlu khawatir lagi motor anda rewel di jalan. Berikut tips-tips yang bisa anda lakukan sendiri supaya sepeda motor anda tidak mogok saat dipakai mudik.

1. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas

Bahan bakar adalah syarat utama yang membuat motor anda hidup. Kualitas bahan bakar akan sangat menentukan performa motor anda. Sebaiknya hindari penggunaan bahan bakar eceran, sebab kualitas bensin eceran cenderung turun. Nilai angka oktan dalam bahan bakar sudah tidak setinggi ketika bahan bakar itu kita dapatkan dari SPBU. Jadi, usahakan isi tangki bahan bakar anda dari SPBU. Akan lebih baik jika anda memilih bahan bakar yang nilai oktannya tinggi yaitu pertalite atau pertamax.

2. Bersihkan Filter Udara

Filter udara berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke mesin dari debu, atau benda-benda asing yang bisa mengganggu sistem kerja mesin. Seiring dengan penggunaan, saringan udara sepeda motor anda akan tersumbat oleh debu atau benda lain yang terbawa oleh udara yang di hisap oleh kevakuman mesin. Filter udara memang harus dibersihkan secara rutin supaya motor anda tidak kehilangan peforma. Anda bisa membersihkan filter motor anda dengan cara melepasnya, lalu semprot dengan udara bertekanan dari arah yang berlawanan dari arah aliran udara dalam sistem kerjanya.

3. Pastikan api pada busi menyala dan apinya bagus.

Fungsi kerja busi adalah memercikkan bunga api yang digunakan untuk melakukan pembakaran bahan bakar di dalam mesin sehingga menghasilkan tenaga. Anda akan dibuat pusing apabila busi motor anda tidak keluar api atau percikan apinya kecil. Anda bisa mengeceknya dengan cara melepas busi dari mesin menggunakan kunci busi, kemudian tancapkan busi pada kabel koilnya, pada bagian kabel koil yang ada isolatornya. Lalu tempelkan bagian busi yang ada alurnya pada blok mesin, posisikan kunci kontak ON, lalu start (tekan tombolnya/kick start. Lihat nyala percikan api pada busi, apabila warnanya biru atau putih berarti masih bagus, apabila nyalanya kuning atau tidak keluar apinya kemungkinan busi perlu diganti.

4. Pastikan setelan celah klep tepat

Setelan celah klep akan berhubungan dengan kompressi mesin. Celah klep yang terlalu lebar akan menimbulkan suara mesin menjadi berisik dan peformanya tidak baik, begitupun juga bila celah klep motor anda terlalu sempit maka kompressi motor anda akan turun dan peformanya menjadi jelek. Anda bisa memastikan setelan celah katup motor anda dengan merasakan tarikannya dan mendengarkan suara mesinnya. Apabila suara mesin terlalu halus dan tenaganya kurang optimal kemungkinan celah klep terlalu rapat. Apabila suara mesin terlalu berisik gemlitik dan tarikannya lamban kemungkinan celah klep terlalu lebar. Anda bisa bawa ke bengkel apabila gejala tersebut terjadi pada motor anda, supaya di stel celah klepnya dengan speaifikasi yang tepat dan tentunya biaya untuk penyetelan klep ini tidak mahal.

5. Pastikan volume oli sesuai standar

Dalam sistem kerja mesin, oli memiliki beberapa fungsi. Salah satunya adalah untuk menjaga suhu kerja mesin tidak terlalu panas terutama ketika motor digunakan untuk perjalanan yang jauh. Volume oli yang kurang akan sangat memungkinkan motor anda terjadi over heating dan mogok. Sebelum digunakan untuk perjalanan jauh, anda harus memeriksa volume oli anda. Terdapat indikator lower(batas bawah) dan upper(batas atas) pada batang tutup oli mesin. Biasanya indikator itu berupa garis-garis pada ujung batang tutup oli. Tambahkan oli apabila volumenya berada di bawah batas bawah namun ketika menambahkan jangan sampai melewati batas atas. Sebab volume oli yang berlebihan akan membuat putaran mesin menjadi berat.

6. Pastikan kepakeman rem dan kekencangan rantai tepat

Rem dan rantai memang tidak akan membuat mesin motor anda mogok. Tetapi keduanya adalah bagian yang seringkali membuat anda benar-benar harus menghentikan perjalanan anda. Menyetel kepakeman rem bisa anda lakukan dengan mengencangkan mur penyetelnya apabila kurang pakem dan mengendorkan murnya apabila terlalu pakem. Sementara menyetel kekencangan rantai bisa anda lakukan dengan mengendorkan baut poros roda belakang kemudian kencangkan mur penyetelnya apabila kurang kencang atau mengendorkan murnya jika terlalu kencang. Kemudian setelah setelan pas anda bisa kencangkan lagi baut poros roda seperti semula.
(Rmd)

LEAVE A REPLY