HACKING inspect element merupakan salah satu dari sekian banyak trik yang digunakan oleh peretas untuk mendapatkan data yang diinginkan dari target peretasan. Trik ini tergolong trik untuk peretas pemula, karena tidak dibutuhkan tools lain dalam proses peretasannya. Tapi, trik ini sering kali diabaikan oleh kita sebagai pengguna harian internet.

Biasanya pengguna internet telah nyaman dengan fitur “Remember Password” yang tersedia pada setiap browser. Dengan fitur ini, pengguna dapat menyimpan username dan password dari akun yang telah terdaftar pada suatu website, sehingga apabila nanti website tersebut kembali diproses, pengguna tidak perlu harus memasukkan kembali username dan password yang telah didaftarkan.

Terdapat celah pada fitur tersebut, dan celah tersebut dimanfaatkan oleh peretas. Jika mengetahui trik untuk melakukan peretasan dengan melakukan inspect element maka setiap orang dapat melakukan hacking dengan cara ini, bahkan orang awam sekalipun.

Untuk melakukan aksi ini, peretas hanya perlu memanfaatkan Internet Browser yang telah terpasang pada komputer target. Peretas dapat mengakses menu inspect element dengan klik kanan sembarang pada element apapun yang terdapat pada browser, untuk masuk ke menu inspect element, peretas dapat memilih “Inspect element”, dan menu inspect element akan muncul. Peretas juga dapat mengakses menu ini pada internet browser dengan menggunakan tombol F12 pada keyboard.

Tulisan ini tidak membahas cara untuk meretas dengan menggunakan inspect element, telah banyak tulisan yang membahas cara untuk meretas dengan trik ini.

Tulisan ini akan membahas 3 cara untuk menghindari pengguna internet dari aksi peretasan dengan cara inspect element. Berikut merupakan 3 cara agar pengguna internet dapat terhindar dari peretasan inspect element:

1. Jangan pernah menyimpan password anda pada internet browser
Fitur “Remember Password” pada internet browser memang sangat memanjakan pengguna, namun ada baiknya anda tidak menggunakan fitur ini agar terhindari dari aksi peretasan dengan memanfaatkan inspect element. Jika anda kesulitan memanajemen username dan password akun anda yang terlalu banyak, cobalah menyimpan username dan password akun tersebut pada sebuah file dengan ekstensi .txt, kemudian proteksi file tersebut dengan aplikasi pihak ketiga untuk pengamanan file.

2. Pastikan input type pada field column password bertipe “password
Sebelum memasukkan password pada field column password, pastikan bahwa input type pada field column password tersebut bertype “password”. Anda dapat mengecek input type pada field column password dengan cara klik kanan pada field column password, kemudian pilih “Inspect Element”, lalau cek pada bagian input type. Peretas seringkali mengubah input type pada fileld ini dengan type “text”.

3. Disable menu inspect element pada browser
Anda juga dapat mengantisipasi aksi peretasan melalui inspect element dengan menon-aktifkan menu inspect element pada browser. Setiap internet browser memiliki cara yang berbeda untuk menon-aktifkan menu ini. Untuk Google Chrome, anda dapat merujuk ke halaman ini (http://stackoverflow.com/questions/5692006/how-to-uninstall-remove-developer-tools-from-google-chrome). Untuk Mozilla Firefox versi terbaru, masih belum ada cara untuk menon-aktifkan menu inspect element, untuk Firefox versi lama, anda dapat merujuk ke halaman ini (http://jamesroberts.name/blog/2012/02/07/disable-firefox-native-inspect-element-context-menu/). Sedangkan untuk Internet Explorer, masih belum ada cara yang benar-benar ampuh untuk menon-aktifkan menu ini.

Anda punya cara lain untuk menghindari peretasan melalui teknik inspect element? Ayo berbagi pada kolom komentar.

Alwie Augusra T. A, Junior Software Engineering PT. Indoguardika Cipta Kreasi.

LEAVE A REPLY