SEMARANG, cahUnnes.com – Seluruh civitas akademika Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mendapatkan jaminan kesehatan dari kampus. Melalui surat keputusan Rektor Nomor 24/U/2017 yang dikeluarkan pada Januari lalu tentang kepesertaan jaminan kesehatan kepada mahasiswa, maka seluruh mahasiswa akan menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Penandatanganan perjanjian kedua pihak menjadi awal untuk merealisasikan jaminan kesehatan bagi seluruh civitas akademika Unnes. Jaminan kesehatan meliputi mahasiswa semua jenjang, mulai diploma, sarjana, hingga pascasarjana. Saat ini, lembaga yang pada akhir 2016 meraih akreditasi institusi A itu memiliki sebanyak 1.114 dosen, 885 karyawan, dan 34.083 mahasiswa.

Wakil Rektor Unnes bidang Perencanaan dan Kerja sama, Sukestiyarno mengatakan jaminan kesehatan terhadap civitas akademika di kampus perlu diupayakan untuk menjalankan proses pendidikan di bangku perguruan tinggi.

“Untuk teknis selanjutnya kami serahkan kepada masing-masing pimpinan di fakultas untuk menindaklanjuti hal ini. Sedangkan jaminan kesehatan untuk dosen dan tenaga kependidikan, akan menyesuaikan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Kepala BPJS Cabang Kota Semarang Bimantoro, yang hadir dalam penandatanganan perjanjian itu, menyampaikan, pemerintah saat ini membebaskan iuran jaminan kesehatan sekira 88 juta penduduk melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program itu meliputi Asuransi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Masyarakat, BPJS Kesehatan, dan Kartu Indonesia Sehat.

“Bagi mahasiswa baru Unnes 2017, BPJS Cabang Kota Semarang akan terintegrasi dengan registrasi. Sehingga, mahasiswa bisa langsung mendaftar di stan yang sudah disediakan ketika mereka melakukan daftar ulang,” lugas Bimantoro.

LEAVE A REPLY