SEMARANG, cahUnnes.com – Kursi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dipastikan meningkat karena mendapat limpahan kuota dari kursi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang tidak terisi.

Tahun ini Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyediakan 3.049 kursi, namun berdasarkan seleksi hanya terpenuhi 2.919 kursi. Sebanyak 190 diantaranya tidak lolos SNMPTN karena terindikasi melakukan kecurangan saat ujian nasional SMA/SMK sederajat.

“Kursi SNMPTN yang tidak terisi bisa berasal dari pengumuman hasil seleksi dan kemunkinan kalau ada peserta yang mengundurkan,” Kata Sekretaris Panitia SBMPTN Unnes, Dr Sugianto, Selasa (12/5/2015).

Kepastian tambahan kuota, lanjutnya, baru akan diketahui saat 9 Juni 2015 bertepatan dengan hari pendaftaran ulang. Selain itu, pada saat yang sama juga dilaksanakan tes SBMPTN.

SBMPTN tahun ini terbuka pula bagi lulusan 2013 dan 2014, dengan syarat harus memiliki ijazah. Sementara pendaftar lulusan 2015 yang belum memiliki ijazah bisa menggunakan surat keterangan lulus. Ketua Panitia Lokal 42 dari Unnes, Prof Rustono mengatakan, tahun ini pendaftar SBMPTN diprediksi meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.

Hal itu bisa dilihat dari pendaftar SNMPTN yang juga meningkat 25 persen tahun ini. Jika dihitung secara sebanding, jumlah pendaftar SBMPTN tahun ini akan berkisar pada angka 35.000. Biaya seleksi SBMPTN yang ditanggung peserta SBMPTN sebesar Rp 100.000 untuk tiga kelompok, yakni sain dan teknologi, sosial humaniora, dan campuran.

Termasuk ujian keterampilan untuk peminat program studi olahraga dan seni. Biaya pendaftaran dapat dibayarkan peserta, kecuali peserta dari jalur Bidikmisi, ke Bank Mandiri dan BNI. Pembayaran bisa dilakukan secara online.

(Bukhori)

LEAVE A REPLY