SEMARANG, cahUnnes.com – Ribuan masa aksi mahasiswa dari berbagai daerah yang tergabung dalam aliansi BEM Seluruh Indonesia mulai berkumpul di titik pertama aksi Bundaran Patung Kuda Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Koordinator Aksi BEM KM Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hanendya Disha Raharja mengatakan aksi nasional tersebut sebagai evaluasi dari kinerja pemerintahaan saat ini.

“Tidak benar jika ada agenda untuk menggulingkan presiden, karena hal itu merupakan langkah inkonstitusional,” ungkapnya.

Hanendya menjelaskan pihaknya hanya menginginkan dialog terbuka dengan Presiden Jokowi dan menyampaikan berbagai kondisi permasalahan bangsa seperti ekonomi, energi, maritim, korupsi, pendidikan dan kesehatan.

“Kami yang tergabung dalam BEM SI akan menyatakan sikap, diantaranya meminta pemerintah untuk mencabut BBM dari mekanisme pasar bebas dan mengembalikan subsidi BBM,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengembalikan Blok Mahakam dan PT Freeport untuk kemakmuran bangsa.

Sebanyak 25 orang perwakilan BEM KM Unnes datang ke Jakarta dan bergabung dengan ribuan mahasiswa lainnya hari ini, termasuk Presiden BEM KM Unnes Muhammad Mughnil Labib.

(Bukhori)

LEAVE A REPLY