SEMARANG, cahUnnes.com – Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali menyelenggarakan rangkaian Gerakan Unnes Subuh Jamaah (GUSJ) di Masjid Ulul Albab, Kamis – Jumat (30-1/10/2017).

Pelaksanaan rangkaian GUSJ yang bersamaan dengan momen tragedi G30S/PKI dan hari kesaktian itu mengangkat tema Refleksi Diri Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panitia GUSJ mengundang perwakilan lembaga ekstra kampus berbasis Islam seperti KAMMI, HMI, dan IPNU untuk bersama-sama berdiskusi seputar tema pancasila.

“Pancasila adalah ideologi yang sesuai dengan landasan Islam dan turut untuk menjaga kebhinekaan di Indonesia,” kata ketua KAMMI, Izzudin Al Qossam.

Menurutnya pancasila menjadi spirit bagi generasi bangsa untuk saling bergandengtangan dan bergotong royong untuk membangun negeri.

Sementara itu Rizki Azhari ketua HMI mengungkapkan pancasila adalah ideologi universal dan hanya pancasila yang sesuai dengan apa yang ada dalam Al Quran,” tandasnya.

Perwakilan IPNU-IPPNU memandang akar penyebab komunisme adalah tidak terpenuhinya kebutuhan jasmani dan rohani bagi manusia.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama bahwa ideologi komunis sangat bertentang dengan pancasila.

Dalam kesempatan ini bertindak sebagai moderator Ketua UKKI Unnes Agung Budi Santoso.

LEAVE A REPLY