SEMARANG, cahUnnes.com – Proses pemilihan Rektor yang kembali memanas membuat Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prasetyo Listiaji angkat bicara. Ia mengingatkan para calon rektor untuk meluruskan orientasi mereka dalam kontestasi pemilihan rektor Unnes 2014-2018.

“Kami mendesak para calon rektor meluruskan orientasi dalam pencalonan demi aktualisasi diri dalam pengabdian kepada negara dan almamater, bukan hanya untuk kekuasaan semata,” paparnya di laman Unnes.ac.id.

Prasetyo juga mengingatkan Senat Unnes sebagai penyelenggara pemilihan untuk bersikap tegas terhadap setiap calon yang terindikasi melanggar etiket akademik.

Menurutnya kompetisi akademik ini telah mengalami transformasi menjadi kompetisi politik. “Entah siapa yang salah, siapa yang benar. Kami meminta jangan korbankan Unnes hanya untuk syahwat kekuasaan,” papar Listiaji di Laman Facebooknya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak semua elemen masyarakat kampus untuk senantiasa mengawal pemilihan rektor sehingga lahir pemimpin yang dapat membawa Unnes ke arah yang lebih baik.

Pada berita sebelumnya salah satu kandidat yakni Prof Supriadi Rustad di laporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Supriadi diduga memalsukan surat keterangan sebagai dosen PNS aktif.

(Bicho)

1 KOMENTAR

  1. aturan yang masih ambigu istilah”dosen aktif” .diharapkan.semua pihak untuk colling down..yang berhak menentukan/memutuskan pengertian syarat calon rektor adaalah dosen aktif adalah mahkamah konstitusi..silakan diajukan ke MK biar masalah ini jelas pengertianya..semoga unnes menjadi lebih baik ke depan…

LEAVE A REPLY