cahUnnes.com – Sebagai calon guru Sekolah Dasar (SD) memang harus serba bisa. Salah satunya calon guru SD harus menguasai materi kepramukaan yang nantinya dapat diaplikasikan untuk menanamkan nilai karakter bangsa pada peserta didik.

Baru – baru ini Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali membidani ratusan Pembina Pramuka dengan menyelenggarakan Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD), pada 3-9 Februari 2014 dan 10-15 Februari 2014.

Kegiatan yang dibagi dua kloter itu ditempa oleh pelatih dalam berbagai sesi materi kepramukaan. Diantaranya adalah materi pramuka dan praktek upacara dari tingkat siaga hingga pandega.

Pada sesi api unggun disampaikan oleh pelatih mengenai filosofi api. “Api merupakan suatu unsur alam yang bisa mematangkan sesuatu yang mentah”, jelas Pelatih.

Pelatih menambahkan dari Filosofi api diharapkan peserta bisa menambah kapasitas dalam dirinya dan meningkatkan kapasitas orang lain dari yang tidak bisa menjadi bisa.

Outbond menjadi salah satu seri yang paling menarik dalam kegiatan. Pada sesi ini para peserta melakukan penjelajahan dari pos ke pos yang telah ditentukan oleh panitia, Sabtu (15/2). Kegiatan ditutup dengan pembongkaran tenda dan upacara penutupan.

Pemimpin kursus dalam laporannya menyampaikan bahwa ada 4 peserta ditangguhkan kelulusannya. “Dari 236 peserta kloter 1, 4 orang peserta ditangguhkan kelulusannya dan lebih dari 200 peserta kloter 2 dinyatakan lulus 100%,” terang pemimpin kursus kepada Pembina Upacara.

Kegiatan penutupan itu juga dihadiri oleh Sekretaris Jurusan PGSD Unnes, Fitria Dwi P, MPd.

(IBALH)

LEAVE A REPLY