cahUnnes.com – Ada yang tak biasa di Car Free Day (CFD) pagi tadi, Minggu (26/1). Puluhan anak muda dari berbagai elemen komunitas dan organisasi di Tembalang, seperti BEM KM UNDIP, Insani Undip, Beastudi Etos – Ikatan Alumni Beastudi Etos, dan Puskomda, menggelar aksi penggalangan dana di Taman KB Semarang. Dengan “Pasukan Kardusnya” mereka mampu menculik perhatian pengunjung CFD Semarang.

Aksi yang dimulai pukul 7.00 WIB pagi tadi memang tergolong unik dan kreatif. Selain membuka posko dan memasang spanduk di Taman KB, puluhan mahasiswa ini juga membentuk pasukan galang bantuan korban banjir yang mereka beri nama “Pasukan Kardus”. Mereka adalah mahasiswa-mahasiswa peserta aksi yang membawa kardus bertuliskan aksi galang dana untuk korban banjir. Menurut pantauan terdapat lebih dari 50 mahasiswa yang memakai jas almamater biru khas Undip.

Untuk menarik simpati warga CFD Semarang, “Pasukan Kardus” ini juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan kondisi pengungsi korban banjir. Tak hanya itu, dalam teatrikal tersebut juga disampaikan pesan tentang arti kepedulian serta beberapa tips guna menghadapi dan mencegah banjir. Dilengkapi dengan kostum dan peralatan seperti kasur, pelampung, dan lain-lain membuat teatrikal ini terasa benar-benar memberi ilustrasi  kondisi korban banjir. Aksi membagi-bagikan stiker kepada warga pengunjung CFD juga tak ketinggalan dilakukan oleh mereka.

Saat ditemui di tengah-tengah aksi penggalangan dana, Royan, selaku korlap kegiatan menjelaskan selain acara galang dana beberapa hari yang lalu juga sudah dikirim perwakilan relawan ke daerah bencana banjir seperti di daerah Kudus dan Pati.

“Hasil dari galang dana ini akan segera kami salurkan ke korban banjir dan tanah longsor. Kami juga bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Jateng Divisi Disaster Manajemen untuk proses penyaluran dananya,” papar Royan, Minggu (26/1).

Sementara itu di temui di tempat yang sama, Ganda, salah satu pengunjung CFD Semarang merasa salut dengan aksi yang dilakukan “Pasukan Kardus”. Ia menyarankan agar tidak hanya di CFD Simpang Lima saja supaya masyarakat lain yang ingin membantu juga bisa ikut berpartisipasi. “Kalau bisa jangan Cuma hari ini saja tapi lebih baik kalau penggalangan dananya berkelanjutan,” tambahnya.

Menanggapi saran tersebut, Khusnul, Mahasiswa Undip yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan menjelaskan selain acara galang dana pagi ini selama seminggu ke depan masih akan ada kegiatan serupa di sekitar Tembalang dan Semarang.

“Bagi siapa pun masyarakat yang ingin membantu korban banjir dan tanah longsor kami membuka posko di Jalan Banjarsari, Gang Iwenisari No. 7A, Tembalang, Semarang. Tepatya di Asrama Etos Putri,” terangnya.

Tak hanya mahasiswa Undip saja, terpantau hingga siang tadi bergabung pula puluhan Mahasiswa Unnes, IAIN, dan IKIP PGRI dalam “Pasukan Kardus Peduli Bencana.” Tak kurang dari 3 jam “Pasukan Kardus” ini mampu mengumpulkan  donasi sebesar Rp 5.064.400. Acara ditutup dengan sarapan bersama.

Sumber : anakundip.com

LEAVE A REPLY