SEMARANG, cahUnnes.com – Mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarag (Unnes) Muhamad Rizal Mustofa memilih cara yang agak berbeda untuk menghargai jasa pahlawan Indonesia. Rizal menggunakan serutan kayu untuk mengekspresikan karya lukisnya.

Mahasiswa asal Jepara itu memilih teknik kolase dalam penggarapannya, yakni menempelkan serpihan kedalam sebuah kanvas sehingga menjadi sebuah lukisan yang sangat bagus dan rapi.

“Proses penggarapan karya proyek studi ini memerlukan waktu kurang lebih satu setengah tahun, karena setiap pembuatan satu karya memerlukan waktu kurang lebih 1-2 bulan,” terangnya saat memamerkan karya seni lukis di Lobi Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes, Senin (27/4/2015).

Dilansir laman resmi Unnes, Ia mengungkapkan kesulitan pembuatan karya tersebut terletak pada pemilihan warna serutan kayu, karena harus teliti dalam memadukan warna agar gradasi warna yang diciptakan halus.

“Memilih jenis dan warna kayu menuntut kejelian dan kesabaran. Untuk memperoleh warna coklat muda sampai tua dipilih serutan kayu jati, sedang untuk warna hitam kemerahan sampai hitam coklat kekuningan digunakan kayu sono keling,” pungkasnya.

(IBALH/Unnes)

LEAVE A REPLY