cahUnnes.com – Mahasiswa UGM kembali tunjukkan taji dengan melahirkan mobil balap listrik yang diberi nama Arjuna. Bahkan Arjuna sukses meraih juara tiga dalam kompetisi mobil listrik Indonesia untuk kategori efisiensi di Bandung, belum lama ini.

Arjuna lahir dari tangan 10 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Industri serta Jurusan Elektronika dan Instrumentasi (ELINS) UGM.

Rizky Muhammad Ramadhan mengemukakan bahwa Arjuna didesain agar memiliki tingkat efisiensi yang memadai. Dia juga menjelaskan, dalam satu kali pengisian daya, Arjuna bisa melaju dengan jarak tempuh 30 km.

“Sekali charge, bisa untuk tiga jam dan mampu mencapai jarak tempuh 30 km”, ujar Rizky yang juga merupakan Ketua Tim Teknis Mobil Balap Listrik Arjuna.

“Mobil balap listrik sebenarnya bisa didesain dengan kecepatan yang lebih tinggi, namun akan mengurangi tingkat efisiensi. Semua komponen utama Arjuna berasal dari dalam negeri, kecuali motor dan controller, serta murni hasil rancangan para mahasiswa UGM”, tambah Rizky.

Mobil listrik Arjuna, terdiri dari beberapa komponen utama, seperti aki, controller, motor BLDC dengan masing – masing daya 800 watt, 48 volt, safety belt, dan rollbar. “Rollbar ini berfungsi untuk melindungi pengemudi jika mobil terguling,” papar mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Industri angkatan 2011 itu.

Senada dengan Rizky, anggota tim lainnya, yakni M Ryan Ardiansyah mengatakan bahwa Arjuna juga memiliki kestabilan pada belokan ketika melaju.

“Arjuna juga dilengkapi dengan electronic differential sehingga memungkinkan adanya kestabilan pada belokan ketika melaju. Meskipun dengan dua motor akan tetap stabil ketika melaju di belokan,” ujar Ryan.

Mobil listrik yang menelan anggaran sekitar tiga puluh juta rupiah itu juga turut meramaikan UGM Research Week yang digelar hingga 17 November mendatang. Selain itu Arjuna juga siap tampil pada Indonesia Electric Vehicle Competition di UGM. (IBALH)

LEAVE A REPLY