SEMARANG, cahUnnes.com – Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Yos Johan Utama mengungkapkan bahwa mahasiswa yang lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) berhak untuk tidak membuat skripsi atau bisa lulus melalui jalur nonskripsi.

“Ini sebagai bentuk penghargaan karena mereka sudah melakukan yang terbaik bagi almamater,” tandasnya, saat melepas 23 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Quality Hall Widya Puraya Kampus Undip Tembalang, Sabtu (6/8/2016).

Menurutnya, para mahasiswa yang lolos ke Pimnas sudah melalui tahapan-tahapan sebagaimana seperti mengikuti proses pembuatan skripsi. Seperti mencari fakta lapangan, menentukan tujuan, perumusan masalah dan mencari solusinya.

“Diharapkan nanti selain dapat berprestasi, semaksimal mungkin mereka juga bisa mengharumkan nama almamater di tingkat nasional,” katanya.

Selain itu, Yos menambahkan pihaknya juga memberikan apresiasi kepada mahasiwa pada bidang PKM Pengabdian Masyarakat dengan diperkenankan tidak mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Karena mereka sejatinya (dianggap) sudah melakukan hal tersebut,” lanjutnya.

Undip melepas 23 tim terdiri atas delapan tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE), satu tim PKM Sosio Humaniora (PKM-SH), tiga PKM Karsa Cipta (PKM-KC), satu tim PKM Penerapan Teknologi (T), empat tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-K), lima tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), dan satu tim PKM Gagasan Tertulis (GT).

(Bukhori/Undip.ac.id)

LEAVE A REPLY