Kuliah di Unnes Sambil Mondok di Pesantren Durrotu Aswaja

Kuliah di Unnes Sambil Mondok di Pesantren Durrotu Aswaja

Pondok pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan yang mengharuskan siswanya tinggal dan belajar bersama di bawah bimbingan guru/ kiai. Lingkungan pondok pesantren biasanya terdiri dari asrama, ruang belajar agama, rumah guru/ kiai, masjid atau tempat untuk menjalankan ibadah.

Di lingkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes) terdapat beberapa pesantren yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendalami ilmu agama. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Durrotu Aswaja.

Pondok Pesantren Durrotu Aswaja adalah pondok pesantren yang memiliki jarak paling dekat dengan Kampus Unnes. Biasanya mahasiswa yang ‘nyantri’ di pondok pesantren ini berangkat kuliah berjalan kaki. Jarak tempuh pondok pesantren dengan kampus hanya sekitar 5 s.d. 15 menit.

Sejarah Singkat Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

Sejarah Pondok Pesantren Durrotu Aswaja berawal dari tahun 1986 ketika Abah Kiai Masrochan, seorang ulama yang berasal dari Demak mulai mengajar ilmu agama di Mushola kepada anak-anak Dukuh Banaran dan sekitarnya. Selang dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1988, Abah Kiai Masrochan mulai mengajar di rumahnya sendiri. Pada saat itu ada sekitar 30-an santri.

Seiring berjalannya waktu jumlah santri semakin bertambah. Pada tahun antara 2002-2003 para pengurus pondok dengan bimbingan dan arahan pengasuh berinisiatif mendirikan Madrasah Diniyah (Madin) yang terdiri dari 5 kelas. Madin tersebut sebagai lembaga pengemas pendidikan di pondok pesantren agar lebih sistematis dan terstruktur secara profesional.

Pendidikan pondok pesantren Durrotu Aswaja terbagi menjadi 2 sistem, yaitu sistem “Bandungan dan Madin”. Dalam perkembangannya 2 sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas di pondok pesantren Durrotu Aswaja. Apalagi sekarang ditambah dengan adanya program khusus Tahfidzul Quran yang berlangsung sejak 2011.

Lokasi pondok yang berada dekat dengan Kampus Unnes menjadi tempat yang strategis bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil mondok.

Visi Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

  1. Beribadah kepada Allah
  2. Mengagungkan asma washifatillah
  3. Menjadi rahmatan lil ‘alamin

Misi Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

  1. Membentuk generasi khalifatun fil ardhi
  2. Menciptakan insan kamil yang berpedoman pada Al Quran, Hadits, Ijma’, Qiyas kapanpun dan dimanapun
  3. Membentuk manusia “Qalbun Salim”dan berakhlakul karimah yang tercermin pada uswah khasanah Rasulullah Saw
  4. Membentuk santri yang peka, peduli, kritis, dan bertanggungjawab dalam mencapai kemuliaan dunia akhirat
  5. Mengaplikasikan ayat “Quu anfusakum wa ahlikum naaro” sehingga tercipta eksistensi Aswaja sebagai media izzul islam wal muslimin
  6. Terbentunknya cabang-cabang pondok pesantren Durrotu Aswaja di seluruh wilayah Indonesia sebagai wadah dan tempat mencari pedoman dan pegangan hidup

Unit Pendidikan Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

  1. Pesantren Mahasiswa
  2. Pesantren Salaf (non-mahasiswa)
  3. Madrasah Diniyyah
  4. Markazul Lughot
  5. Tahfidzul Quran Putra/ Putri

Kitab Yang Dikaji di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

  1. Al Quran: Tafsir Showi, At-Tibyan, Tafsir Jalalain
  2. Hadits: Majalisu Tsaniyah, Minhatul Mughits
  3. Fiqih: Durrosul Fiqhiyah, Safinatun Najah, Sullamut Taufiq, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, Kifayatul Akhyar
  4. Ushul Fiqih: Mabadi Awaliyah, Al Bayan
  5. Nahwu: Jurumiyah, Imriti, Alfiyah
  6. Sharaf: Amtsilatut Tasrifiyyah, Kailanni, Maqshud
  7. Tajwid: Tuhfatul Athfal, Yanbu’a
  8. Tauhid: Syarah Nurudh Dholam, ‘Aqaidud Diniyyah, Fathul Majid
  9. Aqidah Akhlak: Kasyfi Wa Tabyin

Alamat Pondok Pesantren Durrotu Aswaja

Gg. Abimanyu II Jalan Kalimasada, Banaran, Sekaran, Kec. Gunungpati 50229

LEAVE A REPLY