SEMARANG, cahUnnes.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sosial Humaniora (SosHum) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar pertunjukan dongeng boneka bertepatan dengan hari gizi nasional, Sabtu (28/2/2015).

Sekitar 50 siswa SDN Sekaran 02 berkumpul di perpustakaan sekolah menyimak dengan seksama cerita dongeng  boneka bertajuk pentingnya gizi dari salah seorang aktivis KAMMI SosHum.

Ketua KAMMI Sosial Humaniora Syarief Hidayatullah menyatakan persoalan gizi harus menjadi perhatian serius segenap komponen bangsa. Hal ini dikarenakan masih banyak anak-anak Indonesia yang berpotensi mengalami gizi buruk.

“Dari data Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional ada lebih dari 8 juta anak Indonesia kekurangan gizi, tentunya kita tidak akan membiarkan hal ini” kata Syarif berdasarkan rilis yang diterima oleh cahUnnes.com.

Syarif menambahkan Indonesia termasuk di dalam 17 negara diantara 117 negara yang mempunyai masalah gizi. Kekurangan gizi pada awal kehidupan berdampak serius terhadap kualitas SDM di masa mendatang.

“Untuk itu anak-anak sejak usia dini harus disadarkan tentang pentingnya gizi bagi mereka. Bentuk menyadarkan anak seharusnya dengan metode yang sesuai dengan dunia mereka yakni dengan dongeng” jelas Syarif.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 02 Sekaran Siti Rosidah mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para mahasiswa tersebut. Siti berharap seterusnya banyak mahasiswa yang turut serta turun tangan membantu memperbaiki gizi anak sekolah.

Selain menggelar pertunjukkan dongeng, para aktivis KAMMI ini juga membagi –bagikan bubur kacang hijau ke siswa. Setiap siswa mendapatkan satu bungkus plastik bubur kacang hijau.

Memiliki informasi seputar agenda lembaga atau komunitas kamu. Silakan kirim ke email redaksi di IDyuhuy@gmail.com / Informasi selengkapnya bisa baca disini

LEAVE A REPLY