SEMARANG, Ketika banyak pihak terus mempersoalkan hukum merayakan nisfu sya’ban, IPNU-IPPNU Komisariat Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadakan pelatihan kepenulisan, Selasa (2/6). Kegiatan ini dilaksanakan di gedung sekretariat NU Sekaran dan dihadiri oleh anggota PKPT IPNU-IPPNU Unnes.

“Di hari libur ini, kami mengadakan pelatihan kepenulisan dengan tujuan untuk menumbuhkan tradisi menulis bagi kader IPNU-IPPNU dan mengembangkan talenta mereka yang memiliki bakat minat di bidang jurnalistik,” tutur Farid Luthfi Assidiqi selaku ketua panitia.

Kegiatan ini diisi dengan materi tentang pengenalan media dan pengelolaan web oleh Luthfi MK dari BPTIK Unnes serta materi tentang cara menulis berita oleh Moh Ichwan dari NU Online.

Luthfi MK sebagai pemateri pertama memaparkan tentang pentingnya kemauan menulis dengan keunggulan di bidang IT. Sedangkan pemateri kedua Moh Ichwan menggodog para peserta pelatihan kepenulisan tentang tata cara menulis berita yang baik dan menarik. Selain itu, para peserta langsung praktik membuat berita dengan tema pemblokiran situs-situs radikal.

Di akhir acara, Moh Ichwan berpesan kepada peserta tentang kunci agar bisa menulis dengan baik. “Harus banyak membaca dan berlatih menulis, rekan-rekanita bisa memulai dengan menulis status di media sosial. Jangan lagi membuat status yang alay tapi buatlah status yang dapat memberikan informasi dan inspirasi kepada pembacanya,” tandasnya.

Sumber: NU Online

LEAVE A REPLY