Foto: Unnes.ac.id

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Janis-jenis KKN Mahasiswa Unnes

Di Universitas Negeri Semarang (Unnes) ada beberapa jenis KKN. Salah satu diantaranya wajib dipilih oleh mahasiswa. Adapun KKN Unnes tersebut diantaranya terdiri dari:

1. KKN Lokasi Unnes

KKN lokasi adalah kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus baik perkotaan  maupun pedesaan. Selain itu, dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi masalah-masalah kesejahteraan masyarakat secara interdisipliner dan lintas sektoral.

KKN lokasi dilakukan dalam jangka waktu dan mekanisme tertentu, serta program-program disusun secara berkesinambungan dari tahun ke tahun dengan pengembangan model-model yang difokuskan pada permasalahan-permasalahan yang menonjol di suatu daerah atau lokasi tertentu. Penekanan salah satu bidang sasaran untuk dijadikan sebagai sasaran utama dalam kegiatannya menjadi prioritas yang ditonjolkan (misalnya bidang pendidikan, kesehatan dan kebersihan lingkungan, perekonomian dan produksi, agro bisnis, pariwisata, sosial budaya, kelestarian lingkungan, peningkatan peranan wanita, administrasi pemerintahan, olahraga dan seni, sarana dan prasarana, dan bidang lain yang dibutuhkan oleh masyarakat).

Bagi mahasiswa non reguler (transfer, penyetaraan pra jabatan, dll), Pusat Pengembangan KKN menyelenggarakan KKN khusus, yakni KKN yang secara khusus diatur sesuai persyaratan yang ditentukan oleh Pusat Pengembangan KKN.

2. KKN Alternatif Unnes

KKN alternatif adalah kegiatan yang dilaksanakan di luar kampus guna memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa dalam hal kewirausahaan, penerapan teknologi, pelatihan dan pembinaan IPTEKS dan seni yang dikuasai pada sekelompok masyarakat tertentu. KKN alternatif dimaksudkan untuk membantu masyarakat sebagai lembaga mitra dalam menanggulangi masalah-masalah IPTEKS yang dihadapinya, sehingga dapat ditemukan solusi penyelesaiannya secara bersama.

Baca juga: Pedoman Pelaksanaan KKN Alternatif Unnes

Pola KKN Alternatif Unnes meliputi:

KKN Alternatif Mandiri adalah KKN yang pelaksanaannya didasarkan atas inisiatif kelompok mahasiswa dari hasil pencermatan permasalahan di lapangan. Judul KKN alternatif bersifat tematik yang berisi beberapa kegiatan sesuai jurusan anggota kelompok mahasiswa dan layak dilaksanakan dalam 8 minggu (1 minggu persiapan dan pembekalan, 6 minggu pelaksanaan program kerja di lapangan serta 1 minggu untuk evaluasi dan pelaporan).

KKN Alternatif Kerjasama adalah KKN yang diajukan atas dasar kerjasama antara instansi/lembaga/kelompok masyarakat/badan usaha dengan Unnes. KKN Alternatif Kerjasama dapat berupa:

1) KKN Kebangsaan

KKN Kebangsaan merupakan KKN yang diselenggarakan oleh Kementrian, Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Pendidikan yang dalam pelaksanaanya bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ditunjuk. Unnes sudah 2 tahun mengirimkan mahasiswa sebagai peserta KKN Kebangsaan yang mengabdi di wilayah perbatasan.

2) KKN Revolusi Mental (KKN-RM)

KKN-RM merupakan KKN kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Pengambangan Manusia dan Kebudayaan dengan berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, salah satunya Unnes.

3) KKN Pengentasan Kemisikinan (KKN-PK)

KKN-PK nmerupakan KKN kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Jawa Tengah.

LEAVE A REPLY