Beasiswa dan kesempatan belajar di Belanda sangatlah terbuka lebar. Program beasiswa yang ditawarkan pun bervariasi mulai dari Netherlands Fellowship Programme (NFP), Orange Tulip Scholarship (OTS), DIKTI-PhD Scholarship Special Channel dan Studeren in Netherland (StuNed) Scholarship Programme.

Senior officer of scholarship program Netherlands Organization for International Cooperation in Higher Education (Nuffic Neso) Indonesia, Dede Herland, mengatakan hal itu saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk “Studi di Belanda”, Senin (7/10), di Rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes) Kampus Sekaran Gunungpati.

Dede mengemukakan, Nuffic Neso adalah salah satu lembaga nirlaba yang menjembatani calon mahasiswa Indonesia yang tertarik belajar di Belanda.

“Ketika melamar beasiswa di Belanda, hendaknya sudah diterima dahulu oleh pihak universitas di Belanda yang dibuktikan dengan adanya LoA (Letter of Acceptance). Baru setelah itu akan diputuskan apakah calon mahasiswa memakai beasiswa dari pemerintah Indonesia atau Belanda,” ungkapnya.

Seminar yang diselenggarakan atas kerja sama Nuffic Neso dengan International Office (IO) Unnes ini, menurut Ketua Panitia Agung Nugroho, bertujuan untuk mengenalkan kepada dosen dan mahasiswa tentang bagaimana kondisi belajar di Belanda.

“Penerima beasiswa dapat mengikuti program studi internasional dalam bahasa Inggris seperti master course, short course, atau tailor made training,” katanya, di hadapan 40 peserta perwakilan dari fakultas di lingkungan Unnes.

Sumber : Unnes.ac.id

LEAVE A REPLY