SEMARANG, cahUnnes.com – Kamu penggila makanan – makanan cepat saji? Mungkin ada baiknya untuk segera kamu kurangi. Kentang goreng, burger, hot dog, pizza dan aneka makanan cepat sajinya lainnya selain mengandung lemak jenuh, juga meredam nafsu makan makanan sehat. Maka, jangan heran jika berat badanmu akan meningkat secara drastis.

Peneliti dari Australia mengungkapkan makanan cepat saji menyebabkan perubahan bagian otak yang bertanggung jawab pada pengambilan keputusan, korteks orbitofrontal. Selain itu, makanan cepat saji berimplikasi membatasi asupan makanan tertentu.

Peneliti dari Negeri Kanguru itu melakukan penelitian dengan objek tikus yang diberi makan – makanan cepat saji dan kue – kue manis selama dua minggu. Hasilnya berat tikus meningkat sepuluh persen.

Penemuan ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi makanan tidak sehat dapat mengubah perilaku seseorang. Diantaranya melemahkan kontrol diri yang menyebabkan makan berlebih yang menyebabkan obesitas.

“Hal yang menarik dari penemuan ini bahwa hal yang sama tak hanya pada tikus tapi juga manusia. Dimana makan makanan cepat saji dapat mengubah respon dalam otak,” terang Margaret Morris dari University of New South Wales, seperti dilansir Daily Mail, Jumat (29/8/2014).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri memperkirakan 10% populasi orang dewasa dunia mengalami obesitas. Sedikitnya 2,8 juta orang meninggal karena kelebihan berat badan. Obesitas sendiri merupakan salah satu pemicu yang menyebabkan hadirnya permasalahan kesehatan seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Tak ada salahnya untuk mengerem konsumsi makanan cepat saji dan menggantikannya dengan makan-makanan yang lebih sehat demi menjaga berat badan ideal dan kesehatan.

Redaktur : Salsa Salima (Follow @Salsasalima)

LEAVE A REPLY