cahUnnes.com Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus mendorong dosennya agar berkarya semakin produktif. Bahkan, universitas menjanjikan penghargaan khusus bagi dosen yang karya-karyanya terpublikasi. Bonus diberikan karena publikasi karya dosen berimplikasi positif terhadap reputasi universitas di dunia akademik.

“Silakan Bapak dan Ibu berkarya. Publikasikan hasil penelitian. Kalau terpublikasi di jurnal internasional, universitas akan berikan penghargaan. Kalau karya Anda dirujuk peneliti asing, Anda akan kami beri bonus lagi,” kata Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberi pengarahan pada rapat kerja Fakultas Ekonomi (FE), Jumat (7/2) di Grand Wahid Hotel Salatiga.

Menurutnya, setiap dosen berhak dan bahkan wajib terus mengembangkan keilmuannya. Tidak perlu ada ewuh pekewuh seorang dosen lebih hebat daripada rektornya.

“Saya justru senang Anda bisa menjadi dosen yang cemerlang. Tidak perlu ewuh pekewuh. Kalau Anda hebat dan ada yang memuji Anda, nanti saya tinggal bilang, ‘Itu baru dosennya, belum rektornya’,” kata Rektor disambut tawa hadirin.

Prestasi dosen, menurutnya, harus terus tumbuhkan agar Unnes bisa memerankan empat peran sosialnya. “Perguruan tinggi, memiliki empat peran, yakni sebagai penopang, pengarah (driver), pemungkin (enabler), dan pengubah (transformer),” lanjutnya.

Dekan FE Dr S Martono MSi mengungkapkan, rapat kerja di fakultasnya dilakukan setiap tahun. Selain pimpinan, seluruh dosen hadir dalam acara yang direncanakan dua hari itu.

“Dalam tradisi Fakultas Ekonomi, transparansi dan partisipasi sangat kami junjung tinggi. oleh karena itu, setiap rapat kerja seluruh dosen dan perwakilan tenaga kependidikan kami libatkan,” katanya.

Sumber : Unnes.ac.id

LEAVE A REPLY