cahUnnes.com – Ada banyak langkah sebenarnya jika saya terpilih menjadi presiden. Tetapi saya memilih dua prioritas saja. Demikian yang disampaikan oleh Wiranto dalam agenda Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh BEM KM Unnes pada Senin, 13 Januari 2014, yang lalu.

Capres Hanura itu menyampaikan tentang pengalaman dirinya saat menjadi panglima ABRI yang berani menghapuskan dwi fungsi ABRI. Maksudnya adalah larangan bagi para pejabat negara untuk merangkap jabatan sebagai pengurus partai politik.

“Saat saya menjadi panglima ABRI, saya menghapuskan dwifungsi ABRI. Jadi, ABRI atau tentara, saya minta mundur dari politik praktis dan konsentrasi ke tugas – tugas pertahanan”, terangnya.

Langkah tersebut akan dilakukan oleh satu – satunya Capres yang sudah mendeklarasikan Cawapresnya itu. Ia menegaskan bahwa para pejabat negara itu sudah dipilih dan diamanahi oleh rakyat untuk memfokuskan perhatiannya dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyatnya, bukan mengurusi parpol.

Selain itu, prioritas Wiranto lainnya adalah memerintahkan seluruh koruptor untuk mengembalikan uang negara yang telah mereka korupsi agar kembali ke tangan negara.

Acara Dialog Kebangsaan BEM KM Unnes ini merupakan rangkaian roadshow Poltracking yang bekerjasama dengan kampus untuk menjadikan politik lebih substantif dan Indonesia lebih baik dimasa mendatang.

(IBALH)

LEAVE A REPLY