SEMARANG, cahUnnes.com – Universitas Negeri Semarang (Unnes) mencoret 190 pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) karena diketahui tidak jujur dalam melaksanakan Ujian Nasional (UN).

Pembantu Rektor Bidang Akademik Unnes Prof Rustono menjelaskan 190 nama pendaftar yang berasal dari 10 sekolah memiliki pola jawaban benar dan salah yang sama. “Lokasinya terbanyak di tiga kabupaten/kota,” ungkap Rustono. Ia menolak menyebut identitas sekolah secara lebih rinci.

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengungkapkan Unnes tidak memberikan toleransi terhadap calon mahasiswa baru yang melakukan kecurangan. Ia menginginkan Unnes sebagai perguruan tinggi bebas korupsi. “Ketidakjujuran itu bibit korupsi,” tandasnya seperti dilansir laman Suara Merdeka, Senin (11/5/2015).

Fathur memastikan pendaftar SNMPTN yang diterima di Unnes memiliki integritas tinggi dan skor UN baik. Untuk memastikan mutu calon mahasiswa baru Unnes, berdasarkan seleksi hanya terpenuhi 2.919 kursi dari 3.049 kursi yang disediakan.

“Sisa kursi akan dibuka dalam skema penerimaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Bagi yang belum diterima, termasuk 190 nama yang diindikasikan lakukan kecurangan dapat mengikutinya,” pungkasnya.

(Bicho)

LEAVE A REPLY