SEMARANG, cahUnnes.com – Pertunjukan budaya lokal semarakkan Pembukaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke 27 di lapangan Widya Puraya Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa (26/8/2014).

Acara yang digelar di lapangan terbuka itu dikemas dengan nuansa jawa dan dekorasi yang memakai bambu. Upacara pembukaan itu juga disuguhkan atraksi seni dan budaya, kolaborasi mahasiswa Undip dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dengan tema “Merajut Spirit Diponegoro”. Penampilan tersebut dikemasi secara apik dilengkapi kuda yang ditumpangi Pangeran Diponegoro.

Selain itu juga menampilkan atraksi marcing band Cendrawasih dari para taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Sebagian peserta Pimnas mengikuti parade dengan membawa atribut berupa bendera perguruan tinggi masing-masing dan mengenakan pakaian adat sesuai daerah asal.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim, menyampaikan apresiasi kepada Undip yang menjadi tuan rumah Pimnas untuk kedua kalinya.

“Pimnas kali ini adalah yang ke 27. Sedangkan jumlah PTN digabung dengan Politeknik jumlahnya kurang lebih 100. Akan tetapi Undip sudah dua kali menjadi tuan rumah. Ini sangat luar biasa,” katanya Musliar saat membuka Pimnas.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan serah terima piala bergilir dari pemenang Pimnas 26, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Wamendikbud Musliar Kasim, selanjutnya diserahkan ke Rektor Undip, Prof Sudarto.

Pimnas ke 27 diikuti oleh 440 tim yang berasal dari 90 PTN/PTS, serta 30 tim non seleksi yang akan mengikuti lomba poster. Tim non seleksi merupakan tim yang tidak lolos seleksi yang diselenggarakan Dikti namun diundang oleh Undip.

(IBALH)

LEAVE A REPLY