SEMARANG, cahUnnes.com – Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No. 174/P/2014, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Semarang, resmi berubah menjadi Universitas PGRI Semarang. Akademi Teknik Semarang juga melebur dalam Universitas PGRI.

Rektor Universitas PGRI Semarang, Muhdi menyampaikan, setelah resmi menjadi universitas, IKIP PGRI akan menambah beberapa program studi S-1 dan S-2. “SK-nya sudah turun, namun launchingnya belum dilakukan. Setelah menjadi universitas, kami akan menambah prodi diantaranya S-2 yang tadinya hanya Manajemen Pendidikan, maka akan ditambah satu lagi yakni Prodi Pendidikan dan Bahasa Indonesia,” terang Muhdi, dilansir harian Wawasan, Selasa (29/4).

Adapun program S-1 akan ditambah beberapa prodi non kependidikan, yakni Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Lingkungan, Teknologi Pangan dan Arsitektur. “Prodi baru ini sudah terakreditasi C, sehingga bisa meluluskan sarjana,” tandas Muhdi.

Muhdi menjelaskan Universitas PGRI telah mempersiapkan sumber daya manusia, tenaga dosen dan fasilitas lainnya untuk menghasilkan lulusan berkualitas. Sehingga bisa meningkatkan nilai akreditasi. Dengan adanya prodi baru ini, maka jumlah mahasiswa baru yang akan diterima meningkat.

“Jika tahun lalu IKIP PGRI menerima sekitar 2.500 mahasiswa baru. Tahun ini Universitas PGRI bisa menerima 3.200 mahasiswa baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas PGRI Semarang Sri Suciati mengatakan IKIP PGRI juga akan mengubah sistem kurikulum setelah menjadi Universitas PGRI. “Kami juga akan terapkan kurikulum yang mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” timpalnya.

(IBALH)

LEAVE A REPLY