cahUnnes.com – Lima Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip resmikan Sanggar Anak Peduli dan Tangap HIV/AIDS (SAPTHA) di SDN Kalibanteng Kulon 1, Semarang pada Minggu (16/3). Mereka adalah Hamas Musyaddad, Rogo sukmo, Dimas Triyadi, Rozzaq Alhanif , dan Laelatul Hikmah yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M).

SAPTHA (Sanggar Anak Peduli dan Tanggap HIV/AIDS) merupakan sanggar dengan metode permainan dan seni yang berlokasi di sekitar pemukiman warga masyarakat daerah Lokalisasi Sunan Kuning.

Ketua Tim, Hamas Musyaddad mengemukakan kegiatan SAPTHA berfokus pada pembinaan karakter anak peduli HIV/AIDS yang bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan dari penyakit paling berbahaya itu.

“Peserta kegiatan ini adalah anak – anak di sekitar lingkungan Lokalisasi Sunan Kuning usia 9-12 tahun. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan edukasi dan pembuatan komik pencegahan HIV/AIDS.” papar Hamas.

Hamas menambahkan, SAPTHA menekankan pembelajaran yang dikonsep dengan permainan dan seni yang diharapkan dapat membentuk karakter moral dan dapat mengembalikan suasana lingkungan anak – anak. Harapannya anak – anak dapat memahami bahaya HIV/AID dan dapat melakukan upaya pencegahan. “Diharapkan ketika dewasa tidak meniru perbuatan – perbuatan ke arah seksual yang ada di lingkungan sekitar lokalisasi tersebut.” jelasnya.

Kegiatan peresmian itu berlangsung di SDN Kalibanteng Kulon 1 yang berjarak 50 meter dari lokalisasi Sunan Kuning. Peresmian ditandai dengan pelepasan balon udara, jalan sehat, permainan, funnny meeting dan pengenalan program SAPTHA.

Perwakilan SDN Kalibanteng Kulon 1, Doris sangat mengapresiasi kegiatan SAPTHA itu. “Mereka mempunyai masa depan yang cerah. Harapannya mereka memiliki kepahaman lebih dini tentang HIV/AIDS.”

LEAVE A REPLY