BEM FIP Bangun Perpustakaan di Desa Rogomulyo

BEM FIP Bangun Perpustakaan di Desa Rogomulyo

SEMARANG, cahUnnes.com – Sekolah Peradaban BEM FIP angkatan v menyelenggarakan kegiatan pemuda mengabdi yang menjadi agenda pengukuhan sekolah peradaban. Kegiatan yang diikuti lebih dari 30 mahasiswa ini dijadwalkan dari tanggal 26 – 29 januari 2017, bertempat di Desa Rogomulya Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang.

Serangkaian kegiatan tersebut diwarnai dengan pengabdian kepada masyakat, sesuai dengan tema yang diangkat yaitu “Memajukan Peradaban Melalui Pengabdian”.

Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan masyarakat setempat yang diisi dengan mengajar anak-anak, kerja bakti, outbond, sosialisai website desa dan pembuatan perpustakaan di dusun Gegunung.

Kepala Desa Rogomulyo Trimin mengungkapkan bahwa pemberdayaan masyarakat setempat masih kurang, sehingga dengan adanya kegiatan semacam ini bisa membangun kembali semangat dalam memberdayakan masyarakat.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Pribowo sebagai kepala Dusun Gegunung, yang mendukung di bangunnya perpustakaan di Dusun Gegunung yang terletak di Masjid Al Ihsan.

“Dengan adanya perpustakaan ini semog anak-anak dan remaja bisa lebih memanfaatkan waktu untuk membaca,” ungkapnya.

Buku yang di sumbangkan untuk membuat perpustakaan dusun diperoleh dari siswa SP dan mahasiswa lain yang ikut menyumbangkan bukunya.

“Jadi sebelum kita melakukan kegiatan pengabdian di masyarakat ini, kita mengumpulkan buku-buku bekas seperti buku paket pelajaran sma, lks smp, novel, dan buku-buku bacaan lain yang masih bisa di manfaatkan” ungkap Nandita salah satu Mahasiswa Sekolah Peradaban.

Lebih lanjut Nandita mengungkapkan untuk menjaga agar perpustakaan tetap berjalan siswa SP bekerjasama dengan karang taruna setempat. “Jadi unguk peminjaman bukunya dengan sistem jujur, yang meminjam menulis sendiri di buku gang di sediaka, lalu perawatannya kami serahkan kepada teman-teman karang taruna seperti yang telah kita sosialisasikan” terangnya.

SP merupakan sekolah kepemimpinan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, sehingga harapannya sebelum siswa SP di kukuhkan, mereka bisa memahami masyarakat agar bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat, karena mahasiswa berasal dari masyarakat dan akan kembali ke masyarakat.

Bilqist

LEAVE A REPLY