SEMARANG, cahUnnes.com – Tertarik untuk mengetahui gambaran lebih nyata proses kerja perusahaan media cetak, mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (Unnes)  sambangi Redaksi Suara Merdeka, Rabu (23/4).

Mereka merupakan peserta mata kuliah Ilmu Jurnalistik dan Penulisan yang menjadi salah satu mata kuliah di Jurusan tersebut.

Dosen Pendamping Andi Suryadi mengungkapkan tujuan mata kuliah khusus Ilmu Jurnalistik untuk memberikan skill (keterampilan) lebih di bidang tulis – menulis pada mahasiswa. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman secara langsung kepada kalangan jurnalis.

“Selama ini, para mahasiswa juga telah aktif di dunia pers kampus,” ungkapnya, disitat harian Suara Merdeka (24/4).
Mereka juga mulai dibekali metode penulisan kreatif di media massa. Mahasiswa diharapkan juga akan mengetahui proses rintisan karir sebagai seorang wartawan.

”Dengan mengetahui rintisan karir sebagai wartawan mungkin mahasiswa akan bisa menyiapkan diri mulai berlatih membuat berbagai tulisan atau artikel yang bisa juga dimuat di media cetak, sejak di bangku kuliah.”

Kunjungan ke Redaksi Suara Merdeka diterima oleh Redaktur Pantura, Arswinda AR dan Redaktur Semaran Metro, Roosalina.

Dalam pertemuan itu Arswinda menjelaskan tentang sejarah Suara Merdeka dan proses produksinya. Saat sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa antusias bertanya. ”Bagaimana menentukan seorang narasumber saat wartawan akan meliput?” tanya Yacobus Sriwi Wijaya.

Arswinda mengatakan, untuk memilih narasumber ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya narasumber itu memiliki kompetensi sesuai persoalan yang akan ditanyakan.
Selanjutnya narasumber memiliki kewenangan di bidangnya, memiliki aspek kepakaran, serta narasumber sebagai pelaku penting atau tokoh-tokoh utama dalam sebuah peristiwa.

Sementara itu Inggrid Saraswati menanyakan, wartawan juga memiliki kebebasan bisa membuat berita atau tulisan sesuai kreasi sendiri di luar order yang diberikan redaktur sesuai dalam rapat redaksi. Rombongan selanjutnya diajak berkeliling melihat ruang redaksi dan produksi.

(IBALH/SM)

LEAVE A REPLY