cahUnnes.com – Pagi itu satu persatu mahasiswa datang memenuhi ruang Auditorium Kampus Unnes Sekaran. Ternyata pagi itu mereka mengikuti kuliah umum yang menghadirkan pakar pendidikan Indonesia, Darmaningtyas pada Sabtu (9/11).

Kuliah umum bertajuk “Pemuda sebagai inisiator Penggerak Indonesia Emas 2045” itu diadakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai penutup serangkaian agenda September MIPA 2013.

Darmaningtyas sebagai pembicara seminar mengungkapkan bahwa bangsa yang berkarakter adalah bangsa yang mempunyai kemandirian.

“Kemandirian bukan hanya soal fisik, tetapi soal mental. Ciri dari bangsa yang mandiri antara lain teguh kepada pendirian sendiri dan tidak mudah tergantung dengan bangsa lain.” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa di Indonesia terdapat fenomena bahwa semakin tinggi pendidikan, semakin rendah kemandirian dan semangat wirausahanya. “Maka perlu adanya suatu usaha untuk mengubah mindset tentang kehidupan.” tuturnya.

Kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Nur Amiyanto yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai pembicara kedua.

Acara yang dibuka langsung oleh Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman itu diikuti oleh mahasiswa dari Unnes maupun dari luar Unnes.

Darmaningtyas mengutip kalimat dari Moh Hatta untuk menutup pembicaraannya. “Hanya suatu bangsa yang telah memikirkan perasaan terganting saja yang tidak takut akan hari depan. Hanya suatu bangsa yang paham akan harga dirinya cakrawalanya akan terang benderang”. (IBALH) 

LEAVE A REPLY